Yaitu Syaikh Imam Muhammad Abduh, yang menceritakan kesedihannya di saat kepulangannya dari Eropa. Ia mengatakan bahwa ia telah menemukan praktik Islam di Eropa walaupun tidak menemukan umat Islam. Lalu ia kembali ke wilayah Timur, namun ia tidak menemukan Islam walaupun menemukan umat Islam.
Tetesan air mata tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk menikmati pemandangan laut yang indah dari atas kapal yang sedikit demi sedikit merayap ke tepi laut negerinya, Mesir. Hal itu dikarenakan Ia melihat - di kapal yang sama - seorang wanita Eropa sedang menasihati anaknya dengan nasihat - nasihat etika sosial, lantaran si anak memetik sekuntum bunga dari atas kapal, agar perbuatannya ini jangan sampai mempengaruhi para penumpang kapal lainnya.
Lalu Syaikh Muhammad Abduh menangis terharu oleh moralitas orang - orang Eropa yang mempraktikan nilai - nilai moral Islam dalam kehidupan mereka.
Tuesday, March 15, 2011
Tetesan air mata Seorang Ulama besar
Dipostingkan oleh Rizky Ramdhona Putra at 3/15/2011 07:16:00 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment